Equityworld – Lagi-lagi harga Bitcoin kembali merosot ke level terendahnya sejak akhir Januari 2021. Melansir dari Coindesk, Bitcoin menyentuh $29.700 pada hari Selasa (22/6), posisi terendah sejak 28 Januari 2021.
Penurunan ini terjadi satu hari setelah People’s Bank of China memerintahkan lembaga keuangan utama negara tersebut untuk memfasilitasi transaksi kripto. Hal ini mengakhiri konsolidasi Bitcoin selama empat minggu di kisaran $30.000 dan $40.000.
Beberapa bulan terakhir memang sulit bagi mata uang kripto karena beberapa alasan, termasuk kekhawatiran tentang dampak lingkungan dari penambangan koin dan meningkatnya pengawasan pemerintah. Mengutip dari CNN, People’s Bank of China (PBOC) meminta enam perusahan pembiayaan terbesar negara tersebut termasuk Alipay untuk mengidentifikasi transaksi dan pemasok aset kripto sehingga dapat dihentikan.
Kemudian, lima perusahaan lainnnya adalah Industrial and Commercial Bank (IDCBY), Agricultural Bank of China, China Construction Bank (CICHF), Postal Savings Bank of China dan Industrial Bank. Keenam perusahaan tersebut mengeluarkan pertanyaan usai pengumuman dari bank sentral bahwa tidak ada institusi atau individu yang diizinkan menggunakan platform mereka untuk aktivitas apa pun terkait kripto. Alipay juga berjanji untuk meningkatkan penyelidikan terhadap transaksi kripto dalam platformnya.
“Perdagangan mata uang kripto dan aktivitas spekulatif … menimbulkan risiko transfer aset antar wilayah secara ilegal dan pencucian uang,” tulis bank sentral tersebut.
Menurut data Investing pukul 11.37 WIB, Bitcoin terpantau menguat 3,18% ke $33.960. Ethereum berada di level $2.011 dan Theter di $1,0013. Sebelumnya, Bitcoin mencapai level tertinggi di $64.000 pada tengah April, lalu anjlok hingga 35% pada bulan Mei.
Sumber : Investing
Equityworld