Equityworld – Pasar saham Eropa diperkirakan akan dibuka mayoritas naik pada Selasa (05/10) petang, dibantu oleh penguatan di sektor energi kelas berat, tetapi tren kenaikan kemungkinan akan tertahan setelah aksi jual luas terjadi pada sesi sebelumnya di Wall Street.
Pada pukul 13.49 WIB, DAX futures di Jerman turun tipis 0,05% di 15.051,0, CAC 40 futures Prancis naik 0,25% ke 6.492,0 dan FTSE 100 futures di Inggris naik 0,28% di 7.006,2 menurut data Investing.com. Adapun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) makin turun 0,90% ke 6.285,61 pukul 14.06 WIB.
Pembukaan cukup positif untuk Eropa ini datang meskipun ada kekhawatiran atas kerugian di Wall Street pada hari Senin, di mana Nasdaq Composite yang sarat perusahaan teknologi, khususnya, jatuh lebih dari 2% setelah kenaikan imbal hasil Treasury seiring berlanjutnya kebuntuan atas pagu utang AS.
Kelemahan teknologi tetap diterjemahkan ke aksi penjualan di Asia. Nikkei 225 Jepang pun jatuh lebih dari 2%, sementara pasar di China daratan tetap ditutup libur.
Kembali ke Eropa, sektor energi yang penting akan mendapat dorongan dari harga minyak mentah yang naik ke level tertinggi multi-tahun setelah Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya yang dipimpin oleh Rusia, kelompok yang dikenal sebagai OPEC+, memutuskan untuk terus meningkatkan produksi secara bertahap saja meskipun permintaan pulih saat gelombang Covid-19 varian Delta surut. Kasus global mencapai level terendah dalam hampir dua bulan pada hari Senin, menurut data Johns Hopkins.
OPEC+ mengabaikan permintaan dari sejumlah negara, termasuk AS dan India, konsumen terbesar dan ketiga terbesar di dunia, untuk memproduksi lebih banyak dengan harga lebih rendah.
Pada pukul 14.00 WIB, harga minyak mentah AS berjangka naik tipis 0,03% ke $77,64 per barel, sedangkan kontrak Brent naik 0,23% di $81,45 per barel. Kedua kontrak naik lebih dari 2% pada hari Senin dan WTI mencapai level tertinggi tujuh tahun dan Brent mencapai puncak tiga tahun.
Dalam berita perusahaan, Swiss Re (OTC:SSREY) kemungkinan akan menjadi sorotan setelah perusahaan ini memperkirakan Selasa beban klaim awal dari Badai Ida senilai $750 juta, sambil memperbarui perkiraan kerugiannya untuk banjir Juli di Eropa menjadi sekitar $520 juta. Di Inggris, jaringan toko roti Greggs akan mendapat perhatian setelah menaikkan perkiraan labanya untuk setahun penuh meskipun ada peringatan akan tekanan biaya yang mengalami peningkatan.
Sektor otomotif mungkin juga menjadi fokus setelah pendaftaran mobil baru Inggris turun bulan lalu sebesar 35% YoY, menurut data industri awal Selasa, menandai bulan September terlemah setidaknya selama 23 tahun.
Data ekonomi tambahan yang dijadwalkan untuk rilis Selasa yaitu output industri Prancis, pembacaan terbaru PDB Italia dan data PMI final untuk kawasan Eropa.
Sementara, harga emas berjangka kian turun 0,65% ke $1.756,15/oz dan EUR/USD turun 0,22% ke 1,1595 pukul 14.05 WIB.
Sumber : Investing
Equity World Futures