
equity world – Yen beringsut lebih tinggi menjelang hasil pertemuan kebijakan bank sentral pada hari Selasa (18/1), sementara dolar tampaknya mengabaikan imbal hasil Treasury AS yang mencapai level tertinggi baru dua tahun setelah kembali dari liburan akhir pekan yang panjang.Bank of Japan mungkin akan sedikit merevisi perkiraan inflasi dalam laporan prospek triwulanan setelah pertemuan, karena meningkatnya biaya energi, Reuters melaporkan pekan lalu mengutip sebuah sumber, meskipun proyeksi baru masih akan di bawah target 2% BOJ.
Pertemuan itu diperkirakan akan selesai pada pagi hari ini di Tokyo.
Dolar tergelincir sebanyak 0,15% terhadap yen di awal perdagangan menjadi 114,43 yen per dolar, dan juga sedikit melemah terhadap pound dan euro.
Pelemahan dolar terjadi bahkan ketika imbal hasil Treasury AS terus mengalami kenaikan, dengan ujung pendek kurva mencapai tertinggi pandemi baru, yang biasanya mendukung greenback.
Imbal hasil dua tahun naik di atas 1% untuk pertama kalinya sejak Februari 2020 pada pembukaan di Asia, disaat kembalinya perdagangan pasca liburan AS, dan imbal hasil lima tahun naik 3,6 bps menjadi 1,5960%, tertinggi sejak Januari 2020.
Euro berada di posisi terdepan di $ 1,1416, sementara sterling stabil di $ 1,3657, setelah reli awal di kedua mata uang tersebut pada awal tahun mereda akhir pekan lalu. Dolar Aussie stabil di $0,722.(mrv)
Sumber : Reuters, ewfpro