
equityworld – Emas berjangka menetap lebih rendah pada Senin (28/3) untuk sesi kedua secara beruntun dikarenakan penguatan dolar AS sehingga menekan harga logam tersebut.
“Dolar umumnya menjadi tempat berlindung yang aman utama dalam beberapa pekan terakhir, tetapi minat pada emas, meskipun mungkin agak lemah, masih relatif solid,” ungkap Rhona O’Connell, yang merupakan analisis pasar, EMEA & Asia, di StoneX. “Sentimen investor tetap positif dalam menghadapi risiko geopolitik yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Emas untuk pengiriman April turun $14,40, atau 0,7%, yang menetap di level $1,939,80 per ons setelah turun 0,4% pada hari Jumat, tetapi naik lebih dari 1% pekan lalu.(yds)
Sumber: Marketwatch, ewfpro