
equityworld – Saham-saham berjangka AS melemah pada Jumat (01/07) pagi. Investor keluar dari indeks acuan setelah indeks utama menyelesaikan paruh pertama tahun ini dengan kerugian yang signifikan akibat tekanan inflasi yang kuat, pengetatan kebijakan moneter dan perang yang berlangsung di Ukraina.
Pukul 06.00 WIB, Dow Jones futures turun 0,2% sementara S&P 500 futures dan Nasdaq 100 futures masing-masing melemah 0,3%.
Dalam perdagangan after hours, saham Micron Technology Inc (NASDAQ:MU) jatuh 2,6% setelah perusahaan memberikan proyeksi fiskal kuartal IV yang mengecewakan. Perusahaan melaporkan laba per saham $2,59 terhadap estimasi $2,46 tapi pendapatan turun $8,64 miliar terhadap $8,68 miliar yang diharapkan.
Investor akan mengamati data indeks manufaktur ISM dan belanja konstruksi terbaru.
Selama perdagangan Kamis, Dow Jones Industrial Average melemah 0,8% ke 253,9, S&P 500 turun 0,9% di 33,5 dan NASDAQ Composite jatuh 1,3% menjadi 149,2. Untuk paruh pertama tahun 2022, Dow Jones Industrial Average anjlok 15,2%, S&P 500 jatuh 20,6% dan NASDAQ Composite turun 29,5%.
Di antara saham, Walgreens Boots Alliance Inc (NASDAQ:WBA) turun 7,3% setelah melaporkan pendapatan perusahaan, menekankan perkiraan setahun penuhnya. Laba per saham tercatat $0,96 terhadap EPS $0,91 yang diperkirakan dari pendapatan $32,6 miliar terhadap perkiraan $32,1 miliar.
Pemain teknologi utama juga turun. Saham Amazon.com Inc (NASDAQ:AMZN) turun 2,5%, Microsoft Corporation (NASDAQ:MSFT) turun 1,3%, Meta Platforms Inc (NASDAQ:META) turun 1,6% dan Tesla Inc (NASDAQ:TSLA) turun 1,8%.
Untuk data, Departemen Perdagangan AS merilis indejs harga pengeluaran konsumsi pribadi inti, ukuran inflasi pilihan Fed. Angka tersebut tercatat 4,7% untuk Mei, di bawah ekspektasi 4,8% tetapi bertahan di sekitar level yang terakhir terlihat pada tahun 1980-an.
PMI Chicago, yang mengukur aktivitas bisnis di wilayah tersebut, mencapai 56 pada bulan Juni, sedikit di bawah ekspektasi 58,3.
Pengeluaran pribadi di AS mencapai 0,2% untuk bulan Mei, membukukan kenaikan terlemah sepanjang tahun ini dan berada di bawah perkiraan pasar sebesar 0,4%.
Di pasar obligasi, imbal hasil Amerika Serikat 10 Tahun mencapai 3,015%.
Sumber : Investing