
equityworld – Dolar AS menyentuh level tertinggi baru 20 tahun terhadap sekeranjang mata uang pada hari Senin (5/9), diuntungkan dari pelemahan euro di tengah krisis energi yang memburuk, sementara investor terus bertaruh pada kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve.
Indeks dolar, yang membebani greenback terhadap sekeranjang mata uang, naik sebanyak 0,5% menjadi 110,03- level tertinggi sejak akhir 2002. Indeks dolar AS berjangka naik dalam kisaran yang sama.
Greenback menguat terhadap euro pada hari Senin, setelah Rusia menutup pipa gas utama ke Eropa, meningkatkan kekhawatiran atas kekurangan listrik yang parah di blok tersebut.
Euro jatuh 0,3% dan terakhir diperdagangkan di bawah $1.
Penguatan dolar juga datang setelah data nonfarm payrolls yang lebih baik dari perkiraan pada hari Jumat, yang memberi Federal Reserve lebih banyak ruang untuk menaikkan suku bunga secara tajam.
Sementara pertumbuhan upah melambat dan pengangguran meningkat secara tak terduga, investor tetap yakin bahwa ketatnya pasar tenaga kerja akan memberikan dorongan yang cukup bagi bank sentral untuk menaikkan suku bunga secara tajam pada bulan September. (Arl)
Sumber : Investing, ewfpro