
equityworld – Emas sedikit lebih tinggi di Asia pasca menutup pekan terbaiknya sejak pertengahan Agustus karena penurunan dolar memberikan sedikit dorongan pada logam mulia.
Emas membukukan kenaikan mingguan pertama dalam tiga pada Jumat lalu, dengan pelonggaran imbal hasil Treasury juga membantu meningkatkan daya tarik aset tanpa bunga. Emas telah anjlok ke level terendah dua tahun pada awal pekan ini di tengah lonjakan dolar dan imbal hasil obligasi.
Bullion bisa berada dalam volatilitas yang lebih besar, dengan pembacaan penting di pasar tenaga kerja AS yang masih ketat yang akan dirilis akhir pekan ini. Angka-angka tersebut dapat memberikan petunjuk tentang jalur kenaikan suku bunga Federal Reserve, dengan angka yang kuat berpotensi memicu lebih banyak keuntungan dalam imbal hasil obligasi yang akan berbahaya bagi emas.
Harga emas di pasar Spot naik 0,2% menjadi $1.664,09 per ounce pada pukul 08:03 pagi waktu Singapura, setelah naik 1% pekan lalu. Indeks Spot Dolar Bloomberg naik 0,1% setelah mundur dari rekor tertinggi minggu lalu. Perak naik, sementara platinum dan paladium stabil. (Tgh)
Sumber: Bloomberg, ewfpro