Equityworld Futures – Minyak Naik Akibat Ancaman Pasokan, Tembus Rekor Tertinggi 2024 Saat Sesi Berlangsung

Minyak mentah menyelesaikan perdagangan dengan kenaikan pada hari Selasa setelah sesi di mana serangan Ukraina terhadap fasilitas energi Rusia dan eskalasi konflik di Timur Tengah mendorong harga Brent di atas $89 per barel untuk pertama kalinya sejak Oktober.

Kenaikan Harga

  • Brent Futures: Naik $1,50 atau 1,7% menjadi $88,92 setelah menyentuh puncak $89,08.
  • WTI Crude Futures: Naik $1,44 atau sekitar 1,7% menjadi $85,15 setelah menyentuh puncak $85,46, juga tertinggi sejak Oktober.

Ancaman Pasokan

Drone Ukraina meluncurkan serangan terhadap salah satu kilang minyak terbesar Rusia, yang Rusia awalnya mengatakan berhasil mereka tolak. Kilang pemrosesan gas Astrakhan Rusia, yang dikuasai oleh raksasa energi Gazprom, juga menghentikan produksi produk minyak setelah pemadaman terkait perbaikan pada 30 Maret.

Analisis Dampak Serangan

Analisis Reuters dari gambar yang menunjukkan dampak serangan menunjukkan bahwa serangan itu mengenai unit pemurnian minyak utama kilang, yang menyumbang sekitar separuh dari kapasitas produksi tahunan total kilang sebesar 340.000 barel per hari. Kerusakan tampaknya tidak serius.

Situasi di Timur Tengah

Di Timur Tengah, Iran bersumpah untuk membalas dendam atas serangan udara yang menewaskan dua jenderal teratas dan lima penasihat militer di kompleks kedutaan Iran di Damaskus. Israel telah berperang melawan kelompok Palestina yang didukung Iran, Hamas di Gaza, tetapi keterlibatan langsung Iran bisa memicu “konflik di seluruh wilayah dengan dampak yang mungkin pada pasokan minyak,” kata Tamas Varga dari broker minyak PVM.

Data Pasokan AS

Stok minyak mentah AS turun 2,3 juta barel pekan lalu, menurut sumber pasar yang mengutip angka American Petroleum Institute pada Selasa. Data resmi pemerintah akan diterbitkan Rabu pukul 10:30 pagi EDT.

Kasus Pencemaran Lingkungan

Di tempat lain, sebuah organisasi ekologi mengatakan satelit Eropa telah menemukan tumpahan minyak di Laut Kaspia utara dekat ladang minyak Kashagan Kazakhstan.

Pertemuan Panel Menteri OPEC+

Pasar juga menanti pertemuan panel menteri OPEC+, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), dan produsen yang bersekutu. Panel tersebut tidak kemungkinan merekomendasikan perubahan kebijakan produksi minyak, kata sumber OPEC+ kepada Reuters.

Outlook Permintaan

Outlook permintaan membaik karena data Maret menunjukkan ekspansi aktivitas manufaktur China untuk pertama kalinya dalam enam bulan dan di AS untuk pertama kalinya dalam setahun setengah.

Dengan ketidakpastian yang mengitar perubahan dinamika pasokan dan permintaan minyak, pasar minyak dunia tetap dalam fokus dan diperkirakan akan terus berfluktuasi dalam waktu dekat.

Sumber: Investing

PT Equityworld Futures

Published by PT Equityworld Futures Cyber2

PT. Equityworld Futures merupakan salah satu anggota Bursa Berjangka Jakarta (Jakarta Futures Exchange) yang resmi berdiri pada tahun 2005. Perusahaan telah berkembang pesat seiring meningkatnya minat masyarakat untuk berinvestasi di produk-produk finansial.

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started