Ikhtisar Singkat

Pada hari Selasa, 4 Juni 2024, harga minyak berada pada level kerugian terendahnya dalam hampir empat bulan setelah rencana OPEC+ untuk kembali memasok pasokan ke pasar menimbulkan kekhawatiran tentang kelebihan pasokan.
Data dan Analisis
- Kontrak berjangka Brent diperdagangkan dekat $78 per barel setelah kontrak Agustus turun 3.4% pada hari Senin. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) berada di atas $74.
- Aliansi OPEC+ dijadwalkan untuk mulai mengurangi pemangkasan produksi secepatnya pada bulan Oktober, meskipun masih ada kekhawatiran persisten tentang prospek permintaan dan pasokan yang kuat dari luar kelompok.
- Kembalinya pasokan lebih awal dari yang diharapkan oleh sebagian pengamat pasar, dan reaksi terhadap kesepakatan tersebut bermacam-macam, termasuk keraguan tentang apakah kelompok tersebut benar-benar akan dapat meningkatkan produksi saat pasokan pesaing meningkat.
Proyeksi dan Harapan
- Harga minyak telah menurun sejak awal April karena risiko geopolitik mereda dan permintaan menunjukkan tanda-tanda penurunan, yang menyebabkan beberapa pengolah minyak memangkas tingkat operasi mereka.
- Spread prompt untuk Brent kembali menyempit menuju struktur kontango yang bearish, menandakan pasokan dalam jangka pendek yang cukup.
- Kontrak untuk penyelesaian Agustus Brent turun 0.3% menjadi $78.13 per barel pada pukul 8:25 pagi di Singapura.
- WTI untuk pengiriman Juli turun 0.3% menjadi $74.01 per barel.
Sumber: Bloomberg, ewfpro