Equityworld Futures – Penundaan Arbitrase Menghambat Akuisisi Chevron terhadap Hess Corp Senilai $53 Miliar

Akuisisi besar antara Chevron dan Hess Corp senilai $53 miliar telah menghadapi penundaan yang signifikan karena masalah dalam proses arbitrase yang diperlukan untuk menyelesaikan transaksi ini. Penundaan ini terkait dengan penunjukan arbiter ketiga yang belum dilakukan, meskipun kasus sudah diajukan sejak tiga bulan yang lalu.

Pertikaian ini bermula dari ketentuan dalam perjanjian operasi bersama (Joint Operating Agreement/JOA) konsorsium minyak Guyana, di mana Exxon Mobil mengklaim memiliki hak penolakan pertama atas operasi Hess di wilayah tersebut. Chevron, yang berencana membeli Hess, harus menunggu keputusan arbitrase sebelum melanjutkan proses akuisisi.

Kronologi Masalah

Panel arbitrase yang dibutuhkan untuk menentukan status hak preemption Exxon Mobil belum lengkap karena dua arbiter yang telah ditunjuk oleh masing-masing pihak belum mencapai kesepakatan untuk menunjuk arbiter ketiga. Kamar Dagang Internasional, yang mengawasi proses arbitrase ini, belum memberikan komentar mengenai jadwal penunjukan atau proses pengambilan keputusan lebih lanjut.

Dampak Terhadap Pasar dan Perusahaan

Ketidakpastian atas keputusan arbitrase ini telah mempengaruhi pasar dan kinerja saham. Saham Chevron mengalami penurunan sebesar 7,8% sejak pengumuman awal kesepakatan akuisisi ini. Para ahli hukum menyarankan bahwa proses arbitrase internasional dapat sangat bervariasi dalam hal waktu pengambilan keputusan, yang bertentangan dengan perkiraan awal dari pihak Hess.

Implikasi Operasional dan Strategis

Akuisisi ini jika disetujui, akan memberikan Chevron 30% saham dalam konsorsium minyak Guyana yang menemukan cadangan minyak besar. Produksi dari konsorsium ini diperkirakan mencapai 1,3 juta barel per hari pada tahun 2027, yang merupakan potensi ekonomis yang signifikan bagi Chevron.

Perselisihan Inti

Perselisihan ini berpusat pada interpretasi hak preemption Exxon Mobil yang diatur dalam JOA konsorsium. Exxon berpendapat bahwa mereka memiliki hak untuk menolak akuisisi total yang diusulkan oleh Chevron terhadap Hess, berdasarkan pada maksud dari perjanjian operasi bersama tersebut.

Tindak Lanjut dan Proyeksi

Meskipun Hess masih berharap untuk mendapatkan keputusan pada akhir tahun ini, ada kemungkinan penundaan yang dapat mendorong keputusan arbitrase hingga tahun depan. Hasil dari arbitrase ini juga akan dipengaruhi oleh penilaian aset Hess di Guyana, yang menjadi faktor kunci dalam memicu atau tidak memicu hak preemption Exxon.

Kesimpulan

Dengan penundaan dalam proses arbitrase ini, akuisisi antara Chevron dan Hess yang bernilai $53 miliar menjadi tertunda. Ini mencerminkan kompleksitas dan ketidakpastian yang terkait dengan transaksi skala besar di sektor energi, di mana interpretasi perjanjian hukum dapat mempengaruhi arah strategis perusahaan-perusahaan besar seperti Chevron dan Hess.

Kami akan terus mengikuti perkembangan terkini dalam kasus ini untuk memberikan pembaruan segera setelah ada perkembangan signifikan dalam proses arbitrase ini.

Sumber: Investing

Demo ewf

Demo Equityworld

Published by PT Equityworld Futures Cyber2

PT. Equityworld Futures merupakan salah satu anggota Bursa Berjangka Jakarta (Jakarta Futures Exchange) yang resmi berdiri pada tahun 2005. Perusahaan telah berkembang pesat seiring meningkatnya minat masyarakat untuk berinvestasi di produk-produk finansial.

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started