
Pada hari Rabu (24/7), harga emas mengalami kenaikan tipis saat investor menantikan data ekonomi AS yang diperkirakan akan mempengaruhi kebijakan pemotongan suku bunga Federal Reserve. Harga emas spot naik sebesar 0,3% menjadi $2.416,62 per ons pada pukul 04.02 GMT, sedangkan harga emas berjangka AS mengalami kenaikan sebesar 0,4% menjadi $2.417,10.
Tantangan dari Data Ekonomi AS
Investor tengah menantikan rilis data ekonomi utama AS di minggu ini, termasuk data Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal kedua pada hari Kamis serta angka Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) bulan Juni pada hari Jumat. Data-data ini diharapkan dapat memberikan petunjuk lebih lanjut terkait kebijakan pemotongan suku bunga.
Proyeksi Kebijakan Federal Reserve
Federal Reserve diperkirakan akan melakukan pemotongan suku bunga hanya dua kali dalam tahun ini, yaitu pada bulan September dan Desember. Hal ini disebabkan oleh permintaan konsumen yang kuat di AS yang membutuhkan pendekatan hati-hati meskipun inflasi sedang melambat. Mayoritas ekonom dalam jajak pendapat Reuters sepakat terhadap proyeksi ini.
Analisis Peningkatan Harga Emas
Diprediksi bahwa harga emas spot dapat menembus resistance di angka $2.417 dan mungkin akan terus bergerak ke angka $2.432. Analis teknis Reuters, Wang Tao, memberikan pandangan bahwa pergerakan harga emas akan mengikuti tren tersebut.
Selain itu, harga perak spot juga mengalami kenaikan sebesar 0,2% menjadi $29,28 per ons. Sementara itu, platinum menguat sebesar 0,3% menjadi $945,73 dan paladium tetap stabil di angka $925,64. (Tgh)
Penutup
Sumber: Reuters, ewfpro